Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Koleksi Lawak

Duda Bertemu Janda

Di sebuah perkampungan ada seorang duda yang sudah berumur tinggal seorg dirumah nya..anak2nye sume bekerja di bandar... Berdekatan rumah nya itu ada seorang janda yang juga agak berumur dan juga tinggal seorg... Sudah bertahun lama nya mereka berjiran dan sering juga berhubung kala kesunyian... . Suatu hari..di petang yang redup... si duda duduk di bawah pokok rambai..merenung ke arah rumah si janda... Si janda perasan dan datang menegur si duda... "Pak Uda oii..ape yang di menungkan nye tu... " ... Si duda menunduk seketika..lalu menjawab "..Ada perkara aku nk bgtu ko ni Mak Jan.." ... Berkerut dahi si janda... kerana kelihatan serius pulak si duda tu... "ape nyer ..serius je bunyi nyer.." ... Si duda merenung si janda... lalu dengan kekuatan yang ade die berkata... "Aku ni kepingin nk berbinikan ko... ko sudi tk?.." ... Si janda tersenyum..dan diam seketika ..lalu si janda menjawab "Erm... sudi... " ... Setelah berborak seketika... s...

H wang N wang

$$$$$$ and NONONONONO

menarik gak ni ...hehehhehe --> Dear Bo$$ In thi$ life, we all need $ome thing mo$t de$perately. I think you $hould be under$tanding of the need$ of u$ worker$ who have given $o much $upport including $weat and $ervice to your company. I am $ure you will gue$$ what I mean and re$pond $oon. Your$ $incerely, Marian $hih ------------ -------- If you the BO$$ you can reply as follows: Dear Marian I kNOw you have been working very hard. NOwadays, NOthing much has changed. You must have NOticed that our company is NOt doing NOticeably well as yet. NOw the newspaper are saying the world`s leading ecoNOmists are NOt sure if the United States may go into aNOther recession. After the NOvember presidential elections things may turn bad.I have NOthing more to add NOw. You kNOw what I mean. Yours truly, Manager .............................

Koleksi Lawak 4

DAH MASUK LAPAN BULAN NI... Seorang wanita yang sedang hamil 8 bulan pergi ke bank untuk membayar hutang rumahnya yang tertunggak sebanyak 3 bulan... Setelah mendapat gilirannya di kaunter.. pegawai berkenaan terus bertanya tentang loan yang ingin dibayarnya.. . "Berapa bulan, Puan...?" Dengan tersipu-sipu wanita itu menjawab. "Dah Masuk lapan bulan ni..." sambil mengusap2 perutnya.

Koleksi Lawak 3

PAK PANDIR DI LEBUHRAYA Pak Pandir sedang memandu kereta di lebuhraya Utara Selatan, tiba-tiba handphonenya berbunyi, lalu Pak Pandir pun mengangkatnya. Ia mendengar suara isterin ya Mak Andeh memperingatinya supaya berhati-hati. "Pak Pandir, saya baru saja dengar di radio, ada sebuah kereta yang bergerak bertentangan arah di lebuhraya. Tolong berhati-hati! ". "Gila!!!," kata Pak Pandir, "Bukan satu, tapi beratus-ratus! "

Koleksi Lawak 2

HARTA PAK PANDIR Pak Pandir adalah seorang anak yang baru saja mendapatkan harta warisan setelah ayahnya meninggal. Tetapi ia bingung di manakah ia perlu simpan wang tersebut. Hendak simpan di bank takut kalau-kalau banknya bangkrup. Diletak dibawah bantal, nanti diambil pencuri. Setelah berfikir cukup lama , akhirnya ia mendapat ide, ia me nana m wang itu dibelakang rumahnya, lalu memasang papan perin gatan dengan tulisan yang sangat besar "TIDAK ADA WANG DISINI!". Ternyata temannya Pak Pandir yang bernama Si Luncai melihat apa yang dilakukan Pandir. Setelah lewat tengah malam, Luncai pun menggali tanah itu untuk mengambil wang tesebut. Setelah ia mendapatkan wang itu dan supaya tidak dicurigai, maka Luncai mengganti tulisan yang ditulis Pandir dengan ayat "BUKAN LUNCAI YANG AMBIL!".

Koleksi Lawak 1

KEDAI BARU Sam dan Dol sedang berehat setelah penat mempersiapkan kedai yang mereka akan buka dua-tiga hari lagi. Kedainya dah siap tapi barang-barangnya belum sampai lagi. Dalam berbual-bual, Sam mencadangkan mereka "mengenakan" orang yang bertanya tentang kedai mereka itu. Dol setuju saja -- memang satu kepala dengan Sam. Tak lama kemudian, lalulah Pak Pandir di depan kedai mereka. Dilihatnya kedai itu kosong saja, lalu Pak Pandir bertanya kepada mereka berdua, "Anak-anak ni jual apa?" Sam dengan rasa geli perutnya (sebab dapat mangsa pertama) pun menjawab, "mangkuk hayun.". Dol ketawa berdeket-deket -- kononnya kelakar le tu. "Laku jugak ye", kata Pak Pandir pula. "Tinggal dua saja", tambahnya sambil tersenyum dan berlalu.